background

Minggu, 18 Maret 2012

The Power of the Words 2

Success is going from failure to failure without a loss of enthusiasm
Kesuksesan adalah perjalanan dari kegagalan ke kegagalan tanpa kehilangan antusiasme
Stop bilang nasib-nasib
     Jangan sekali-kali memberi cap kepada diri kita dengan kata-kata nasibku jelek, dasar sudah nasib. Meski sudah puluhan kali mengalami kegagalan, jangan bilang nasib. Sangat bahaya jika sudah menancap di subconscious mind (otak bawah sadar) karena akan membuat kita menyerah dan pasrah.
     Tidak ada jalan mulus menuju puncak. Orang sekaliber Oprah Winfrey, masa mudanya menderita luar biasa. Tumbuh di lingkungan slum (perkampungan kumuh), dan jadi korban perkosaan. Dale Carnegie, apa saja yang dikerjakannya selalu gagal dan hampir memutuskan untuk bunuh diri. Lewat lomba pidato yang terus menerus diikuti, akhirnya dia juara dan menjadi orang yang berjasa untuk umat manusia, dalam bidang self-help. Demikian juga Thomas alfa edison yang kelas 3 SD dikeluarkan sekolah karena dianggap bodoh dan setengah tuli. Ibunya yang gigih mengajarinya pantang menyerah. Hingga sukses menemukan bola lampu setelah 9.999 kali percobaan.
     Apa bedanya mereka dengan kebanyakan orang? Kebanyakan orang bilang nasib-nasib, tetapi tommy (panggilan thomas alfa edison), carneige, oprah bilang “it’s a challenge”. Bahkan ketika ditanya kapan Tommy berhenti bekerja, dia bilang, sehari sebelum pemakaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar